Kebangkitan bangsa, perubahan nasib ke arah lebih baik. Sebuah upaya yang tidak mudah. Sangat sistematis, coba baca saja strategic plan Indonesia 2030. Baca saja, konsepnya bagus tuh. Sangat terstruktur dan logis, hingga muncul pertanyaan: Konsultan mana yang dapat order untuk menyusun?
Perencanaan strategis sebagus apapun akan menjadi hampa jika hanya ada segelintir orang yang berkomitmen. Kunci sukses dari kebangkitan bangsa adalah adanya komitmen bersama dalam membela harkat dan martabat bangsa. Dibutuhkan pembangkit baru yang militan dan loyal, ratusan ribu bahkan berjuta-juta individu yang sangat bersimpati pada nasib negaranya dan berusaha menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik, apapun peran sosial mereka. Itu yang susah, perlu dibina dari awal, dengan mekanisme dan insentif yang tepat. Pembangkit bangsa adalah individu-individu penuh determinasi, kapabilitas tinggi, cinta tanah air dan prihatin pada nasib jelek bangsa ini yang berjalan terseok-seok. Kalo bikin perencanaan strategis saja sih gampang, tapi upaya menciptakan para pembangkit bangsa yang memiliki jiwa nasionalisme jauh lebih susah.
Nasionalisme saat ini menye-menye, itu istilah saya. Jarang sekali ada tokoh yang mau bicara lantang dihadapan publik mengkritik pudarnya nasionalisme. Salah satu dari orang istimewa tersebut adalah almarhum Sophan Sophiaan. Bahkan saat diwawancarai sebelum meninggal, almarhum sempat mengkritik para pemuda-pemudi saat ini yang dengan fasihnya bisa hafal semua lagu saat ada konser musik, tapi tidak bisa mengingat lirik lagu Bagimu negeri.
Kasihani negara dan bangsa ini, mari kita berubah, mulai dari hal yang kecil saja…saya sekarang lagi mengubek-ubek google mencari lirik lagu Garuda Pancasila untuk coba dihafalkan kembali. Kamu?
Hari kebangkitan nasional jatuh esok hari, saya takut besok adalah kesempatan terakhir memperingati kebangkitan nasional.
Thomas-Uber kalah, rakyat tercekik harga, biaya pendidikan semakin mahal, bisa-bisa suatu hari nanti ada hari khusus untuk memperingati keterpurukan nasional.
Hari keterpurukan nasional, benderanya setengah tiang.
1 response so far ↓
camel // Jul 27th 2008 at 5:40 pm
kenapa gak sms aku aja? aku masih hapal kok lirik garuda pancasila, atau lagu laen? kl perlu tak kirimin buku lirik2 lagu kebangsaan sisa jaman SD, masih ada tuh di rumah, masuk dalam kardus. hehe
Leave a Comment