Adika fajar isn’t the most popular kid in school. Or the brightest. Or the most athletic.

you punya attitude kok unique bangedd sich?

January 7, 2008 · 3 Comments

Cintah laurah…

Indonesia ini Negara besar, dari masing-masing daerah kita punya beragam budaya. Setiap budaya membawa bahasa lokal tersendiri. Untunglah, ada bahasa Indonesia yang mampu menyatukan keragaman tersebut.

Cintah laurah..

Beberapa dari anak muda kita masih agak malu-malu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Sebagian mencampurnya dengan bahasa Inggris agar terlihat well educated, sebagian mencampurnya dengan bahasa gaul agar terkesan sebagai orang yang trendy gaul getu lho bok. Saya juga termasuk salah satu dari dua kriteria memalukan tersebut. Mengejar kesan well educated ataupun kesan gaul adalah alasan kuat untuk menyiksa budaya.

Cintah laurah..

Penggunaan bahasa Ingglish (Indonesia campur inggris) menjadi pola baku dalam percakapan kaum elit di Jakarta dan kota besar lainnya. Kadang mereka gunakan kadang tidak, itu tergantung dari level lawan bicaranya, seringkali digunakan untuk tujuan unjuk kecerdasan. Saya pernah mencoba meniru tren Ingglish biar kelihatan keren, tapi apa daya lidah saya terlalu kaku dan otak saya terlalu lambat untuk mengingat beragam kosakata bahasa inggris.

Cintah Laurah..

Ada satu selebriti yang saya kagumi, namanya dek Cintah laurah. Dia selebriti paling keren karena mampu menggunakan Ingglish dengan faseh. Dia bukan anak Pak Laurah atau anak Pak Camat. Mungkin dia anak bule kesasar yang nggak sengaja kencing di sungai di pinggiran Tegal dimana ada wanita lokal yang sedang berendam mencuci seprei. Saya tahu dia tidak cantik-cantik amat, tapi dia mampu menarik hati saya melalui bibirnya yang menyong menying saat mencampur bahasa Indonesia tanah air kita tercinta dengan bahasa Inggris yang asalnya dari negeri nun jauh dipojok sana. Ah, andainya cinta laurah ada disini pasti saya minta diajari agar lebih pandai mencampur bahasa sehingga kelihatane gaul dan pinter. Andaikan..

Cintah laurah..

Sekarang Cintah adalah tren, kemunculannya di setiap infotainment telah membuka mata sebagian besar orang. Cintah telah membesarkan hati seluruh anak perempuan diseluruh Indonesia bahwa mereka bisa juga jadi artis jika punya tampang bule, mampu berbicara dengan logat bule serta mampu berkomunikasi dalam bahasa campuran Indonesia dan inggris.

Saran dari kami:

1.Gunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Saya mulai mencoba ber-EYD-an, anda juga harus coba. Gorys Keraf dan J.S. Badudu pasti sangat mendukung inisiatif kita.

2.Bahasa Indonesia lebih kaya perbendaharaan kata. Jangan malu pakai kata “bahwasanya”, “mengacu”, “berwacana”, “merindu”, “meratap” dan berbagai kata lain yang nyaris musnah karena jarang digunakan dalam percakapan harian.

3.Cintai Cintah Laurah dengan sepenuh hati. Dia hanya dampak negatif dari “investasi asing” di Indonesia.

4.Jangan benci saya karena tulisan ini. Saya cuma orang yang kecewa karena tidak pernah bisa lancar menggunakan bahasa inggris dalam percakapan sehari-hari.

5.Bahasa inggris adalah bahasa global. Semua pengetahuan populer ditulis dalam bahasa inggris: buku, film, jurnal ilmiah, dan sebagainya. Jika mampu berbahasa inggris dengan baik dan benar, kita akan lebih percaya diri untuk mematikan fungsi teks terjemahan dalam setiap DVD bajakan yang kita tonton. Selalu semangat belajar bahasa inggris! yeah!

6.Ah sudahlah…tulisan ini cuma bullshit (tai kebo-red)

Categories: Uncategorized



3 responses so far ↓

Leave a Comment