Si Kasir berkata: nggak beli kantong plastiknya Bu? Ibu saya cuma melengos, entah karena tidak suka dengan model tas, merasa tidak perlu beli kantong plastik atau karena terburu-buru. Tapi saya yakin Ibu tidak beli bukan karena tidak mendukung isu penyelamatan lingkungan.
Beliau cukup peduli kok, buktinya saya selalu diteriaki jika lupa mematikan
lampu atau menggunakan air secara berlebihan.
Kantong plastik ini dijual dengan harga 2000 rupiah dan bisa anda beli di Carrefour terdekat. Apa keistimewaan dari kantong plastik ini? Gambar pohon, warna hijau dan tulisan “selamatkan lingkungan” rasanya cukup untuk menjelaskan makna kehadiran kantong plastik itu.
Isu lingkungan..??
Saya rasa kurang bijak mengaitkan kantong plastik itu dengan misi penyelamatan lingkungan hidup. Ada ada saja Carrefour kalau mau ambil untung..
Memang benar, bahwa kantong belanja berkontribusi pada pencemaran lingkungan. Karena itu banyak yang menganjurkan kita membawa sendiri kantung belanja dari rumah untuk mengurangi sampah kantong plastik. Tapi berapa banyak orang yang paham dan mempraktekkan?
Keputusan Carrefour untuk menjual kantong plastik “lingkungan” akan mengarah ke komersialisasi daripada misi lingkungan ketika motivasi para pembeli kantong plastik bukan untuk pemakaian ulang. Entah berapa banyak orang yang beli kantong plastik itu. Apakah mereka beli karena karena prihatin dengan kerusakan lingkungan, atau mereka membeli cuma karena suka dengan model dan gambarnya.
Kembali ke Carrefour. Apakah Carrefour sudah mensosialisasikan konsep penyelamatan lingkungan kepada para pelanggannya? Belum tuh.
0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below..
Leave a Comment