Adika fajar isn’t the most popular kid in school. Or the brightest. Or the most athletic.

nasib sang proklamator:

August 31, 2007 · 1 Comment

Syahdan, si A (kelahiran banyumas, bapak aborigin, ibu timor leste, besarnya di sydney) baru saja mendarat di bandara soekarno hatta sepulang perjalanan dinas keluar negeri. Dengan buru-buru dia berjalan kearah pintu keluar.

semua terlihat normal..hingga…

Tiba-tiba dia merasakan kesakitan yang luar biasa pada perutnya, gejalanya ada sesuatu yang menyundul-nyundul mau keluar-ini berbahaya! situasi darurat! -alangkah memalukan bila mendadak "show-off" ditengah keramaian!

Kemana ya arah toilet? si A yang sudah tak tahan lagi lalu bertanya kepada si B, (hobinya pake kopiah hitam plus dengerin lagu dangdut-kadang suka denger nasyid) seorang petugas bandara yang kebetulan saja lewat didepannya:

Dsc00070

si A: Pak..pak, arah toilet mana ya?

si B: wadhuh, disekitar sini nggak ada toilet mas… (sambil menunjuk) Itu lho ada kolam air mancur, "buang" disitu ajah.

si A: makasih..

Categories: Uncategorized



1 response so far ↓

Leave a Comment