Hari yang normal..
Sepiring ketela terhidang dimeja. Kopi panas telah dihidangkan oleh sang istri untuk suami tercinta yang hendak bekerja.
Ketela dan kopi panas? akh…tentunya nikmat. Akan tetapi tiada waktu bagi sang suami untuk menikmati pagi, pekerjaan sudah menanti.
Sang suami mengambil kunci kontak sepeda motornya dan bergegas keluar. Terburu-buru pastinya.
" Pak?!!, mbok ya sarapannya dihabiskan dulu..???" teriak si istri dari dalam rumah.
"Mana sempat bu??" balas si suami sambil menirukan gaya bintang iklan sereal sarapan pagi yang tadi malam diputar di tipi.
Sesampainya dipabrik, dia (si suami) segera memanaskan mesin truk. Tidak lama kemudian dia memperoleh perintah dari atasannya untuk mulai bertugas. Setelah memperoleh surat jalan dari kepala pabrik, truk besar itu lalu meninggalkan pabrik menuju lokasi proyek yang berada di daerah tangerang.
Di ujung jakarta yang lain….
Ada sebiji mobil kijang meluncur dari arah Tomang hendak menuju jalan tol ke arah Tangerang. Mobil hitam itu dikemudikan oleh sang ayah, disampingnya ada seorang anak lelaki yang (nyaris) ganteng (ehm..saya). Dan dibelakang duduklah si Ibu dengan keripik tempe di pangkuannya. Kripik tempe yang enak. Oleh-oleh dari saudara yang baru pulang dari Bandung.
………………..
………………..
……………….
errrrrrrrrrgh….blrprprpppprrrhhh..
LUPA CERITA…DIINGAT-INGAT DULU…
Okeh, seluruh adegan sudah lengkap, saya lanjutkan lagi ceritanya:
Takdir mempertemukan Truk proyek dengan kijang-hitam-keren-namun dekil- itu. Di jalan tol Jakarta-Merak kedua insan otomotif berbeda jenis dan kasta itu bertemu.
Begitu berpapasan dengan truk yang bentuknya aneh, si bapak yang lagi menyetir kijang hitam langsung berkomentar:
" Ma..maa? Liat Ma!! tuh truk yang dipakai untuk ngebor minyak!!! pipa-pipanya itu lhooo!!"
Si ibu yang tidak pernah mau kalah debat menimpali:
"aaaahh (kriukk*..) salah tu paa (kriukk*..kriukz**..) itu kan truk yang untuk buat semen!!!"
"Ah jangan sok tahu deh mama…" balas si ayah.
" Gimana sih pa?? yang sok tau siapa sihhh. Jelas-jelas itu ada bekas semen masih nempel di truknya!!" si Ibu masih kukuh dengan pendapatnya.
Perdebatan sengit itu terus berlangsung, dan si anak masih tetap netral. Tidak memihak siapapun. Ini patut ditiru.
Si Ayah sudah mulai bosan berdebat. Si Ibu juga tetap nggak mau mengalah. Si anak gak ambil pusing dan terus mengunyah kripik tempe.
" Udah deh ma, kalo nggak percaya silahkan tanya si sopir!"
" Ya udah, susul aja truknya Pa!"
"Benerr nih!! tapi tanya ya!!!!"
"YAAAA, ayo susul pa!!"
Si bapak mulai melajukan kijang lebih cepat, hingga mampu menyusul truk yang semula berada di depannya.
Ketika posisi kijang berada tepat disebelah kanan truk, si Ibu langsung membuka jendela mobil sebelah kiri…
"PAAKKKKK!!!! INI TRUK APAAAAA!!!!!" teriak si Ibu kepada sopir truk yang konsen melihat jalanan dan tidak sadar bahwa disebelahnya ada mobil kijang berisi orang-orang yang penasaran.
"EEHH PAK!!TRUK UNTUK APA YAAAA!!!!" ulang si Ibu. Sopir truk yang kaget menjawab pertanyaan si Ibu juga dengan berteriak.
"UNTUK NGECORRRRRR BUUUU!!!!!, NGECOOOOR" jawab sopir truk berbibir mancung itu.
"MAAAKASIHHH PAK!!!!!" sahut si Ibu.
Akhirnya masalah di dalam keluarga ini terselesaikan. Ibu yang menang, Bapak yang kalah dalam debat cuma bisa cengengesan. Si anak masih kebingungan dengan ulah ajaib kedua orang tuanya.
Kembali ke sopir truk yang tadi, dia masih kaget. Untung jantungnya kuat. Dia menduga kejadian tadi hanyalah halusinasi saja akibat terlalu banyak sarapan dengan singkong setiap hari.
Hari ini bukan lagi hari yang normal bagi sopir truk itu…
weeeewww….
…………….udah ah capek.
*kriuk: aktivitas mengunyah makanan tradisional yang terbuat dari irisan tempe tipis yang dilumuri adonan tepung.
**kriukz: idem dengan diatas, tapi lebih nikmat karena gigitan kedua selalu lebih berasa.
2 responses so far ↓
Arlin // May 22nd 2007 at 8:54 am
what a weird family… ga heran, anake wae koyo ngono.. buah jatuh tak jauh dari pohonnya… kekeekekekekekekkkk!!!
BraJa GeNi // May 23rd 2007 at 12:48 am
alhamdulilah kowe isih gendenk bin sablenk dik…………
Leave a Comment