I don’t love you
Like you loved me
Yesterday
You don’t love me
Like I loved you
Yesterday
—————
…meninggalkan kamu tanpa kata-kata apapun adalah tindakan terbodoh.
Tapi maaf, Mimpi-mimpi ini menunggu untuk diwujudkan.
I don’t love you
Like you loved me
Yesterday
You don’t love me
Like I loved you
Yesterday
—————
…meninggalkan kamu tanpa kata-kata apapun adalah tindakan terbodoh.
Tapi maaf, Mimpi-mimpi ini menunggu untuk diwujudkan.
Tags: Uncategorized
Aku punya seorang sahabat yang tak pernah habis-habisnya memberi inspirasi
hingga hari ini. Namanya tidak perlu disebutkan karena dia pasti akan protes
kenapa aku menulis ini-atau dia akan besar kepala?..entah.., sahabat yang satu
ini adalah kunci yang membukakan mata hatiku pada beberapa prinsip hidup yang baik dan
keteladanan yang patut ditiru.
Sahabat yang kuteladani ini berasal dari keluarga sederhana yang bermukim di suatu desa di daerah Mojokerto. Bapaknya yang (kelihatannya) galak dan ibunya yang ramah pernah kusalami saat
kami ramai-ramai berkunjung kedesanya. Keluarganya hidup dari penghasilan kebun yang dimiliki oleh sang bapak. Kebun tebu yang berada disebelah rumah
mereka terbukti mampu menghasilkan seorang sarjana ekonomi.
Sahabatku ini tergolong anak yang cerdas-terbukti dengan catatan sebagai
pemegang nilai IPK tertinggi saat kelulusan, dia selalu bersemangat belajar,
selalu berusaha duduk didepan-dan aku selalu ingin duduk dibelakang-alhasil
kami berkompromi dengan duduk dideretan tengah, dia selalu mendorong teman2nya
untuk rajin membuka buku dan ikut belajar bersamanya, dan disaat musim ujian
dia paling suka membuka pintu kamar kosnya hingga malam hari hanya sekedar
untuk menunggu jika ada teman yang ingin bertanya masalah pelajaran ataupun
hal-hal lain. Selain hari-hari itu dia selalu tidur jam delapan malam dan
bangun pagi-pagi sekali hanya untuk belajar. Dari berjam-jam obrolan
panjang kami, ada satu kalimat darinya yang selalu kuingat: "Sebaik-baik
manusia adalah mereka yang bermanfaat bagi yang lain, lek kowe wis ono manfaat’e dik?
"
Selain diruang kuliah, aku juga biasa menemuinya dimasjid ketika datang waktu
sholat. Dia tak pernah bosan mengajakku sholat berjamaah saat azan
berkumandang. Setiap kemalasanku datang, dia selalu menghampiriku dan
mengajakku mengambil air wudhu. Aku selalu bertanya kepadanya pertanyaan
pertanyaan mulai dari yang dangkal hingga berat mengenai masalah akidah dan
agama..entah kenapa dia selalu punya jawaban yang meyakinkan atas setiap
pertanyaan itu. Keimanan dan pengetahuan agamanya adalah suri teladan
bagi anak-anak lain, apalagi buat yang pengetahuan agamanya masih kurang
seperti diriku. Suatu saat aku pernah merasa malu saat datang kekosnya saat tengah malam dan ada
secarik kertas tertempel di pintu kamarnya bertuliskan :LAGI KE MUSHOLLA. Padahal hari itu aku absen sholat magrib hanya
karena buru-buru menjemput (mantan) pacar yang entah kemana sekarang.
Disaat aku mengalami masalah dan
orang-orang mulai menjauh, dia selalu berada dibelakangku untuk membantuku
berdiri lagi dan mengembalikan kepercayaan diriku. Kadang kala aku merasa sakit hati karena dia adalah kritikus yang
paling blak-blakan dan kelugasan itu kadangkala terlalu pahit untuk kudengar-meskipun hal itu benar. Disisi lain dia adalah pemberi maaf yang ikhlas. Kepercayaan dibangun dari bertumpuk-tumpuk kejujuran dan prinsip
keterbukaan, dan dia berhasil membangun kepercayaanku untuk membagi
rahasia yang paling detil sekalipun.
Waktu terus berjalan dan hidup harus selalu berubah, aku masih mencari keteladanan dari orang-orang yang berada disekitarku.
(Bono and Edge of U2)
Tags: Uncategorized
huuff…satu lagi hari yang melelahkan.
Djakarta 12.00 PM, aku belum bisa tidur sehabis perjalanan kereta yang melelahkan dari semarang. Kulihat seonggok kue moci yang putih bersih suci seakan tanpa dosa terkulai dimeja, kuambil kue putih yang tembem itu dan kumasukkan kemulut.. happ. satu moci, dua moci, dan aku masih belum bisa tidur..
Tadi siang aku datang ke masjid agung Jateng untuk menghadiri acara pernikahan seorang sahabat lama saat di ujungpandang. Si Genta dapet cintanya anak gadis pak Kyai..restu diperoleh dan undangan pun menyebar. Dia telah memilih hari ini untuk menunjukkan pada semua orang bahwa dia telah menemukan pendamping terbaik untuk menghabiskan sisa hidupnya.
Pulang dari acara, entah kenapa emak-ku memulai obrolan dengan pertanyaan2 aneh berikut:
Le,tole, ibuk pengen tau koe wis nduwe pacar opo ora?
yo durung buk! (ya belum bu)
Si Genta malah wis nikah yo?
Yo ben! (biarin!)
Lek kowe piye le?
Mbooh.. lek aku pingin lulus dhisik, kerjo, nabung trus tuku Be-eM-Weeee!! nyuwun doane ae buk!
Trus lek durung mampu tuku Be-eM-Wee tetep gak pengen nikah Le?
Yo Be-eM dulu donk. Simbol sukses hehe.
Sebelum ditanya lebih lanjut, aku kabur naik kelantai atas.
…auk ah gelap..jangan tanya aku tentang rencana hidup.
emangnya hidup bisa lebih baik kalau berjalan sesuai rencana?
kadang yang tidak sesuai rencana malah lebih nikmat lhoo.
(gaston lagi merayu cewek dengan penuh percaya diri, Gaston Lagaffe..another komik keren selain donal bebek, spirou fantasio, tin-tin dan sawung kampret)
Tags: Uncategorized
Bloody Revenge of Bang SutiYESno..judul yang lumayan dramatis-mencekam-sadis ..tapi nggak ada hubungannya dengan postingan berikut ini:
THe Bang YES Way
Saat ini Bang YES lagi suka dengan segala kepraktisan-serba cepat dan serba instan. termasuk juga suka dengan kepraktisan berikut: bekas kaus jadi sarung bantal, bekas handuk jadi lap,..dan bekas lap jadi handuk..gak lah, gak sejorok itu men!
(jangan ditiru..! tidak hygenis)
Melanjutkan cerita,
Senin lalu Bang YES dapat undangan seminar (gratis, dikasih pak dosen- gracias! bapak2 peserta bayar lima juta dan kami masuk dengan elegannya tanpa bayar) di hotel FOur season dengan pembicara prof Liker of michigan university yang nulis The Toyota Way. (Sombong mode: ON)
AHA!! Buku itu yang pernah dipesan Bang YES via Amazon.com dan gak pernah datang secara pembayaran via pos wesel ditolak amazon..
setelah dibaca dan dibolak balik (serta dicorat-coret dan digambari di sisi kosongnya) ternyata buku itu mendukung teori awal yang dikemukakan bang YES: Perusahaan harus menciptakan strategi yang menekankan pada efisiensi dan alokasi sumber daya yang tepat untuk mencapai kinerja maksimum.
Segala sesuatu harus praktis dan serba cepat, hal ini adalah esensi terkini dari istilah efisiensi. Bang YES mendukung teori Bang Liker kalo gitu!
Btw rahasia nih: jangan bilang siapa-siapa kalo Bang Liker dapat ide menulis "The Toyota Way: 14
Management Principles From The World’s Greatest Manufacturer" setelah mampir kekamar bang YES yang sangat praktis, efisiensi lokasi serta irit biaya- beliau terkesima melihat beberapa anomali di kamar Bang YES:
Beli Rak TV untuk dijadikan meja buku,
Tempat tidur olympic bekas dari kamar adik yang dipotong keempat kakinya (ceper dehh) sehinggga nikmat banget untuk ditiduri,
Bekas akuarium jadi tempat pajangan mobil-mobilan,
Bekas fiberglass atap dibuat sebagai peredam suara (it never works! ibu dan adek gw masih rewel..I’m annoying haha, salahkah aku jika gitar2 itu ingin disentuh?)
Dingklik kayu (tau dingklik bos? semacam bangku kecil..gak tau ndesoooo..) buat meja belajar,
Bekas baju jadi keset..oh yeagh!!
sekian,
moga-moga para pembaca blog busuk saya (..atau pembaca blog saya yang busuk?..akhh..saya selalu bermasalah dengan EYD dan gorys keraf) dapat mengambil makna yang tersirat dan menutup hal yang tersingkap.
Tags: Uncategorized