Entries from September 2006
September 23rd, 2006 · 3 Comments
ufff..lama banget nggak nengok laptopku. hari ini sabtu 23 september aku resmi bukan lagi warga surabaya. setelah minggu lalu wisuda yang menjemukan, kemudian menghadapi birokrasi kampus yang melelahkan, akhirnya aku bisa mengepak barang2ku dikamar kos. tadi pagi aku start jam 6, ini barusan sampai trus online..sambil nunggu mi tek-tek lewat.
lumayan juga nyetir dari surabaya kesemarang,tujuh jam bow..pegel.dengan doping gourmet wrap dan vitazone aku meluncur dengan avanza penuh muatan kesemarang.
pantura hari ini lagi bersahabat, tidak ada hujan ,tidak ada cegatan polisi, jalan 90% mulus, nggak terlalu macet, cuma ketemu satu perbaikan jembatan, alhamdulillah lancar.
sedih juga (dan berat tentunya..) meninggalkan surabaya yang penuh kenangan, meninggalkan genk ijoku yang sudah seperti saudara, tapi dunia terus berlanjut dan semoga kita bisa berkumpul bersama dimasa mendatang.
oya, dua hari lalu aku dikejutin cerita tentang pernggerebekan pasangan mesum dikampus, yang cewek angkatan 2004 dan yang cowok angk 2005, gilanya mereka kepergok lagi gituan pas di WC lantai 3 (apa 4 ya?). sebenarnya itu bukan masalah bagiku, lha mereka sama2 dewasa..tapi kenapa harus dikampusss???? malu2in..apalagi mereka katanya anak dari jurusan manajemen…glodhak..
apakah ini yang dinamakan mengasah kemampuan dikampus (kemampuan "gituan"..)dan bersikap kreatif (mampu mendayagunakan fungsi WC seefektif mungkin). kasihan kampusku..dinodai.
Tags: Uncategorized
September 11th, 2006 · No Comments
Minggu ini minggu tenang!!
Minggu ini w mempersembahkan waktu untuk menikmati
saat saat yang seringkali hilang saat w sibuk dengan urusan kuliah. Sepeda BMX-ku
yang sudah lama dianggurin (sejak beli 3 tahun lalu Cuma beberapa kali dipakai disurabaya, yang
paling parah tuh sepeda pernah ngendon dirumahnya uthie/putri selama hampir
setahun saking w males ngambilnya, pas itu w datang kerumahnya naik tuh BMX..trus
pulangnya nebeng pacarnya uthie kalo ngga salah… sori ya put w ngrepotin..loe
sampe usaha nganter tuh sepeda kerumah w..) sekarang menjadi sarana transportasi favorit, tiap pagi muter2
kompleks dengan sepeda BMX item bulukan merupakan kegiatan favorit untuk
memulai hari, kegiatan bersepeda pagi selalu berakhir diwarung bubur ayam, nasi
liwet, nasi goreng, bakmi godog jowo yang masaknya pake areng, atau kios roti
cakue. Kegiatan bersepeda itu ternyata
sangat menguntungkan, membuat w jadi sadar klo ternyata…………..salah satu anak
tetangga w cantiiiik banget …ada yang tau namanya?
Hari sabtu kemarin, dengan bekal stik golf pinjaman, w
diajak om yuyuk golf di jangli. Waduh urat pinggang yang udah lama nggak pernah
dipaksa olahraga harus ditekuk tekuk sedemikian rupa supaya mukul bola bisa
lurus dan kenceng, (alhasil sampai sekarang masih ada sisa2 kramnya). Hari minggunya
kejogja nengok keluarga besar dan nyekar ke makam eyang kakung almarhum,
berangkat jam 5 pagi sarapan dijalan, gudeg coyy.. Eh dha!! kalo kamu baca ini
pasti ngiler kalo denger yang namanya ayam lingkung, gudeg, bakpia pathok dan
yangko….apalagi ayam lingkung yang hanya bisa ditemui tiap tahun di demen
kulonprogo tanah airnya nenek moyangkuu, ayam utuh, digodhog, dibacem, cara
penyajiannya utuh sak ndas-ndase, dipritili wong akeh, makannya pake tangan..pake
sambel..keringat menetes kepiring..wahhh sedep!! Waks inget makanan jadi inget
sate martawi nih, kok w bisa lupa ritual w? Setiap kesemarang kudu mampir ke
martawi, sate paling top sejagat raya!!! Tolong ingatkan aku tentang sunduknya
yang dobel, harumnya bakaran sate, bumbu olesan yang nikmat
dari campuran merica, kunir dan bumbu khas lainnya, gilingan kacang yang
lembut, rasa yang khas dan warna kuning keemasan dari daging setelah dibakar,
jangan lupa dengan kelembutan tekstur dagingnya yang tidak pernah jadi slilit di gigi… slurp..nanti
malem beli ah..
Eh sabtu depan w wisuda..jreng..jrenkk! boleh pake sepatu
sandal ngga?
Tags: Uncategorized
September 7th, 2006 · 1 Comment
Damn!! hari yang membosankan.
Menunggu 3 dosen dan satu PD, semua tidak ada ditempat. Pulang, sampai kost kok
pusing..tiduran..tiba2 jam empat dibangunin suara HP..oh..unknown number ..siapa?
“halo..halo..opo yo?..hei ojo dolanan..sopo iki?” dibalas suara dari
sana
“Halo..fajar ada?” “oia saya sendiri..darimana?” “
dari pak karyadi….” KAGEEEET ABIS!!!!!PARAHHH GW KIRA CAHYO YANG ISENG soale
suarane mirip. TERNYATA pak DEKAN terhormat yang nelpon… pasti ini kerjaannya
bapakku..tadi pagi aku abis cerita kalo saat ini menghadapi birokrasi yang sulit
dan berbelit2, penguji2 yang sulit ditemui untuk revisi..sedangkan sudah mepet
dengan jadwal wisuda.. Beliau (pak karyadi) nanya ada masalah apa…kenapa nggak
langsung diurus..bla..bla..bla dan senin nanti disuruh kekantornya…
MIMPI APA NIH KOK JADI GINI? Sejak awal gw benci
katabelece2..dari mulai daftar ulang SPMB gw ndaftar pake nama eyang uti
sebagai wali murid dan tidak mencantumkan nama ortu..(ternyata ada untungnya
juga sih, tidak dibebani sumbangan IKOMA yang berat, selama kuliah tidak
dimintai sumbangan apa2). selama empat tahun kuliah aku berkomitmen untuk tidak
sekalipun berusaha mendekati dosen untuk dapat kemudahan (alhamdulillah
akhirnya kuliah juga tetap selesai dengan baik)..tidak pernah pakai azaz
manfaat kenal dosen A..dosen B..dan jujur gw males banget kalo liat ada
mahasiswa yang sok akrab dengan dosen, menjilat!! itu karena mereka merasa
nggak mampu dengan kemampuan sendiri. tentunya.. yang lebih sakit hati kalo
liat dosen itu manut aja dan tidak protes, suatu contoh nyata (yang gw denger
langsung dari pelakunya, seorang mahasiswa yang seolah tidak merasa bersalah
ketika menceritakan kelakuannya) seorang profesor N jadi melunak dan baik hati
setelah tiap hari diantar jemput atao dikirimi parsel/kembang/whatever oleh
mahasiswanya..ada lagi modus lain..si mahasiswa penjilat meminta dosen
memberikan les privat suatu mata kuliahnya..dosen itu lalu diprospek untuk
menjadi pembimbing skripsi..sehingga skripsi selesai dalam waktu 6 bulan, kurang
apa lagi? kasian yang namanya nyak..inul..amarilis..makhluk paling cerdas
diangkatanku tapi menyelesaikan skripsi
butuh waktu nyaris setahun karena terhalang birokrasi yang berbelit2. Alhamdulillah
gw nggak perlu melalui cara2 busuk itu selama di FE..anyway disamping
kebobrokan itu ada juga dosen yang penuh integritas..fair..professional..dan
terus terang gw kagum pada mereka.. nama?what a name..want to know aje.
Kondisi saat ini perlu dirombak, buat semua proses
jadi simpel, transparan, adil, setiap mahasiswa memperoleh kesempatan
diperlakukan sama dan tidak ada pilih kasih. Adanya interaksi antara mahasiswa
dan pembimbing yang sama2 aktif dalam konteks pengembangan keilmuan. Tidak ada
mahasiswa yang sok tahu, tidak ada dosen yang sok jual mahal ilmunya, semua
open minded dan bersama-sama mengolah semua gagasan tanpa perlu mengecilkan
peran dan posisi masing-masing. Gw sangat menghargai profesi dosen (profesi
yang juga dianggap profesi paling terhormat oleh bapakku..karena beliau juga dibesarkan
dari gaji seorang dosen.) Cara menghormati dosen bukan dengan duduk tenang
mendengarkan kuliahnya, tetapi rajin bertanya kepada dia kalau kita tetap tidak
jelas, kritik dia tentang cara mengajarnya yang kurang baik, laksanakan segala
tugas yang diberikan jika tugas itu kita anggap berbobot dan bermutu. Tugas yang
tidak bermutu silahkan kerjakan asal-asalan. Disisi lain dosen yang baik adalah
dosen yang selalu meng up to date ilmu..tidak segan belajar dari siswanya..bersedia
mendengarkan keluhan dan mampu menularkan ilmunya…yang lebih penting tidak
semata-mata masuk kelas dan mengajar demi kepentingan diri sendiri. Meskipun
galak tapi jika dimatanya terlihat antusiasme dalam mengajar, anda akan lebih
dihargai daripada dosen yang sering datang telat pulang cepat. Bukan senyum
mengejek jika mahasiswa tetap tidak mengerti meskipun dia sudah berusaha keras,
tapi berikan solusi. Tinggal tidur aja kalo ada dosen yang cara mengajarnya
tidak menarik, nurut banget sama text book, tidak ada ilmu baru selain dari apa
yang bisa diperoleh dibuku..
Gw selama ini berusaha menjalani segala sesuatu
dengan fair..mengikuti proses yang sama dijalankan oleh ardian..inul..dan
sahabat2 gw lainnya yang gw yakin mereka tidak menempuh cara2 yang tidak etis dan
diluar prosedur dalam memperjuangkan cita2nya menjadi seorang sarjana dan lulus
dengan terpuaskan.
Kenyataan berkata lain…TERNYATA HARI INI GW SUKSES JADI
BAGIAN DARI MEREKA YANG MEMANFAATKAN KONEKSI…mangkel dikit sih sama bapak (dalam
hal langkah beliau menghubungi pak karyadi)..TAPI DISISI LAIN GW
TERTOLONG..bisa ikut wisuda meskipun revisi belum selesai. Sebenarnya gw tahu
kalo meskipun belum revisi sudah bisa wisuda dengan rekomendasi PD III. gw dah
niat ngurus tuh
surat
senin besok..karena PDIII masih cuti sakit hari jumat
ini..ealah langkah gw keduluan bapak yang pake koneksinya..tau gini jadi nyesel
ngeluh sama bapak gw kemarin malem. Kok rasanya yang pengen wisuda malah
orangtua…
..…rasanya sudah telat untuk berkomitmen bahwa
semua urusan sekolah hanya gw bagi dengan sahabat2 saja dimana gw yakin mereka
akan membantu dengan solusi yang “normal2 saja” dan sesuai prosedur. Prosedur
yang adil, suatu langkah untuk membuat semua kegiatan berjalan teratur dalam
siklus yang konsisten dan menjamin setiap orang memperoleh hak serta keharusan menjalankan
kewajibannya..hari itu gw sukses melompati prosedur..offfffff…
—ups ini jurnal terpanjang yang aku buat..dan paling serius
dari sekian artikel sampah yang telah aku tulis..
Tags: Uncategorized
malem ini barusan denger suara alunan gending jawa di SCTV… abis denger alunan gending jadi pengen cerita tentang albumnya box car racer nih. Why?
Dialbum self titlednya (which is their one and only released album) ada single
instrumental dimana salah satu alat musik yang disertakan dalam aransemen adalah
gending! Bayangkan: sekumpulan punk rocker yang memendam kekesalan dan emosi
agresif, rentetan reff gitar yang rapat, minimalis, simbal dan snare yang
konstan, sound gitar yang tebal dan berat, tanpa diganggu sound vocal sama sekali, lick bass
yang datar namun bertenaga, sesaat terlarut, kemudian kita dikagetkan dengan
munculnya sound yang berasal dari bumi pertiwi: gending!gong!gamelan! saat itu gw
tersadar kalau penggabungan punk rock dan gending juga bisa terasa pas.
Tags: Uncategorized