drastis abiss!! sebagai orang yang belajar tentang pemasaran sadis juga komentarin lapangan kerja sendiri. but liat aja kalo yang mau tetap survive dijakarta, pemasaran itu nomor dua. saya lebih setuju dengan pemikiran kotler yang belum masup textbook dan sudah pasti ditentang dosen saya: politik adalah bagian dari pemasaran.
lihat saja suatu usaha yang tak punya asosiasi dagang pasti ambruk begitu ada isu yang tidak sehat.
asosiasi/ikatan berarti memiliki unsur politis. kita mau unggul dalam pemasaran berarti harus bisa dan mengerti politik( politik yang dimaksud adalah… baca saja wiki, tak perlu saya jelaskan lagi). contoh kecil yang baru terjadi: pedagang bakso gulung tikar. isu borax dan bakso tikus yang menerpa mereka ada hal yang sangat mungkin terjadi. tidak ada standarisasi yang jelas mengenai bakso selain bakso itu bulat. pedagang bakso yang bekerja secara halal tentunya tidak mau dan tidak tahu dan tidak berpikir untuk melaporkan hal ini ke Komisi pengawas persaingan usaha, juga konsumen tidak bisa apa apa selain menghindari bakso untuk saat ini. layaknya semut yang diserang sarangnya, pedagang2 bakso saling menyelamatkan diri: masing masing bikin lisensi sendiri di depan kiosnya: BEBAS borax dan formalin. ahh gila aja jaman gini susah untuk percaya sama orang apalagi hanya diumpankan sekedar tulisan. andai saja pedagang bakso punya asosiasi dan pengawasan bersama lalu menetapkan kelas dan kualitas serta standarisasi.pedagang bakso jika punya asosiasi seperti REI untuk pedagang properti pasti memiliki kekuatan untuk melobi MUI dan melakukan uji kelayakan pada setiap pedagang bakso seantero indonesia dan bila asosiasi pedagang bakso jadi didirikan maka saya jamin ini asosiasi usaha dengan anggota terbesar, bayangkan berapa ribu orang yang berharap untuk bergabung, dijakarta saja ada lebih dari 2000 tukang bakso.yakks. apalagi jika para tukang bakso membuat parpol. lebih kuat lagi bagi mereka untuk memperjuangkan hak mereka yang nantinya pasti berimbas pada kebebasan mereka dalam berjualan. tanpa ragu akan hak mereka diserang oleh kebodohan dan kepicikan sesama tukang bakso yang pengen kaya cepat dan menghalalkan segala cara. dengan adanya asosiasi yang mengeluarkan labelisasi maka pelanggan akan berpikir dua kali untuk masuk ke warung bakso tanpa label dari asosiasi. weekss ndoxx gilanya kumat……
0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below..
Leave a Comment